Sabtu, 12 Januari 2013

Semangat Sumpah Pemuda - Cerpen




SINOPSIS : Yusuf seorang siswa yg terobsesi akan pemuda-pemuda  dulu, dengan tekadnya ingin berjuang mempertahankan negara, sampai ia sangat menanti-nantikan peringatan hari lahirnya Sumpah Pemuda . Dengan semangat Yusuf, Rudi sahabatnya menjadi lampiasan, sampai-sampai dia tersiksa akan tekadnya,  akhirnya Rudi memaksa semua siswa untuk menghadiri upacara hari Sumpah Pemuda.
PEMAIN :
·         Yusuf
·         Rudi
·         Imam
·         Dewi
·         Ibu guru
·         Para siswa

ADEGAN 1
Hari yang cerah untuk melaksanakan upacara bendera yang merupakan hal biasa bagi tiap pelajar, namun lain halnya dengan anak yang satu ini. Pada pukul 09.00 WITA bertempat di  SMA Harapan Permai.
Yusuf : Saya putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu bangsa Indonesia (INDONESIA  di baca lantang sembari mengikat bendera merah putih di kepalanya)
Rudi : Hari ini memang hari apa ?
Yusuf : Hari senin.
Rudi : Maksudku hari apa ini bodo’ hari Sumpah Pemuda kah ?
Yusuf : Oh, kasi’ bagus ki pertanyaanmu je’, bukan, tapi lusa baru hari Sumpah Pemuda.
Rudi : Kenapa paeng ko ikat kepalamu pake bendera terus teriak-teriak begitu ?
Yusuf : Itu saya lakukan karena beta cinta negeri beta dan beta menghormati  pahlawan-pahlawan yang gagah dan perkasa (sambil tertawa)
Rudi : Wdd, biasa-biasa no belae !!
Yusuf : Begitu memang tooh ??!! (sambil memukul pundak Rudi)
Rudi : Iyo-iyo. Besok lusapi paeng begitu ko karna dikira ki nanti orang gila kalau begini ko sekarang.
Yusuf :  Hahahaha. Ka nda pusing ja’ . pede aja kali
Rudi : Weh, bukan temanku inie . pindahko. . . . pindahko .
Yusuf : Bercandaji teman, Hahaha .
Rudi : Pulang mi deh, lapar ka .
Yusuf : Iyo bela, ayo’mi . Saya juga lapar inie gara.gara bersemangat sekali .
Rudi : Eehhh.ehhh tundulu, buka itu yg di kepalamu .
Yusuf : Baa, ku buka mi ee .
_ Dua sekawan itupun pulang dan bergegas menuju rumah mereka masing-masing_
_keesokan harinya tepatnya hari Kamis pukul 07.30_
Yusuf : Indonesia tanah airku tanah tumpah darahku (ia menyanyi sambil tersenyum di sepanjang jalan menuju kelasnya).
Dewi : (Dengan heran Dewi memandangi Yusuf) Kenapako Yusuf ?
Yusuf : Beta sedang menyanyi lagu kebangsaan Indonesia Raya, lagu kebangsaan dan kebanggaan beta tooh (tersenyum)
Dewi : Puuah, lebay ko ces ! (sambil tertawa)
Yusuf : Apanya yang lebay, kan besok hari Sumpah Pemuda, itumi menyanyi ka’, karna mauka  rayakan i besok di lapangan tepat jam 07.00 pagi HAHAHAHAHAHA (dengan nada yang tinggi Yusuf tertawa sekeras-kerasnya)
_Tak sadar akan kedatangan guru, Yusuf yang tadinya tak menyadari hal tersebut terus tertawa. Mendengar Yusuf tertawa seperti itu guru Yusuf pun menghampirinya dan berkata:_
Ibu guru : Eh Yusuf ! Kenapa ribut sekali ketawanya inie, kenapa bgitu ?
Yusuf : Ahh . . . !? tidk ji bu’ (dengan wajah malu).
Ibu guru : Apanya tidak kalau begitu ??!! Masuk meko di kelasmu cepat.
Yusuf : Iye’ bu’, hehehehehe . (lari sambil meninggalkan panggung)
Dewi : Gila-gila itu bu’ gara-gara hari sumpah pemuda .
Ibu guru : Dewi, tdk boleh begitu. Semangat yusuf itu bagus menyambut hari sumpah pemuda. Anak zaman sekarang tidak ada yg peduli sama hari sumpah pemuda . hm.hm . (meninggalkan panggung juga)
Dewi : (dengan muka jengkel) bla.bla.bla . EGP !! (sambil meninggalkan panggung)
ADEGAN 2
Yusuf, Imam, dan Rudi memasuki panggung.
Yusuf : Lamanya hari Jum’at bela.
Imam : Lagi 10 jam 32  menit  42 detik, sabar meko.
Rudi : Iyo, tunggu lalomi.
Yusuf : Bukan apanya tidak sabar meka eh . . .eh, panggil semua besok anak-anak eh nah, kumpul di lapangan ki !
Rudi : Wdd, maumi itu pergi semua upacara besok !
Yusuf : Puuaahhh gampang, bilang meko wajib ke lapangan pesannya pak Kepsek J suruh i nah (memohon dengan wajah kasihannya).
Rudi : Iyo.iyo paeng, tapi kau yang tanggung resikonya nah.
Yusuf :  Gampang itu bro (mendengar hal itu Yusuf pun tersenyum)
Imam : Tapi malas ka saya pergi eh. Bgmna mi itu ? (melirik yusuf)
Yusuf : Jangko begitu parner. Sekali setahun inie. Hari sumpah pemuda bro .
Rudi : Bukan  pemuda itu, bagaimana caranya mau ikut.
Imam : Siala’ ine . Kenapa mmg kah bisa di bilangi hari sumpah pemuda ?
Rudi : Knp itu dulu Yusuf, saya lupai . hehehe
Yusuf : Puah, itu dulue pasku masih sama-sama bung karno, bung hatta, itu waktu pas rapat kongres pemuda II untuk membangkitkan semangat juangta dulu .
Rudi : Asataga, iyo di’, sama-sama jeki paeng dulu. hahahaa
Imam : Tojangeng !! (pergi meniggalkan panggung)
Rudi : Weh, mau ko kemana Imam ?
Imam : Pergi rapat kongres III !!!! (nada mengejek)
Yusuf : Knp itu Rudi ?
Rudi : Nda tau ka juga, gila i kapang, pulang deh. lapar !
Yusuf : Baa, ayo’ mi .
ADEGAN 3
_Hari yang ditunggu-tunggupun datang  yakni  hari Jum’at yang bertepatan dengan tanggal 28 Oktober 2011 dimana jatuh hari Sumpah Pemuda yang mrupakan hari yang dinanti-nanti oleh Yusuf_
Yusuf : Rudi, sudah semua mi ko tanyak anak-anak kah ?
Rudi : Sudahmi, habis pulsaku telpon semuaki ! tunggumi saja. Gara-gara kau, marah-marah Dian sama saya tidak ku balas-balas smsnya ka habis pulsaku.
Yusuf : Puuuaahh maganae, sekali-kali bro (dengan wajah senang dan menggoda).
_Imam sama dewi memasuki panggung_
Rudi : Itu Imam sama Dewi ee .
Yusuf : Mana ee, panggil ii .
Rudi : Woe, sini ko ee . mana anak.anak yang lain ?
Imam : Nda tau, begadang semuai gara-gara rapat kongres III td malam !!
Yusuf : Serius ko e .
_tak lama berselang  teman-teman sekelas Rudi datang bergerombolan dan langsung menuju ke lapangan_
Yusuf : Datang semua meko kah ?
Siswa : Iye tidak, Mana i pak kepala sekola eh ?? :/
Yusuf : Kita tak butuh kepala sekolah, yang kita butuhkan disini adalah bagaimana kita dapat membuat diri kita untuk dapat memaknai hari ini yakni hari SUMPAH PEMUDA. Setuju ?!! (dengan suara yang lantang dan wajah penuh semangat semua siswapun terdiam).
Rudi : Setuju J
Yusuf : Sebagai pemuda-pemudi Indonesia dapatkah kita melanjutkan dan mewarisi  negara ini dengan tekad yang kuat untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia demi masa depan bangsa yang lebih cerah ??! (dengan wajah yang berkobar Yusuf bertanya) bisa ??
Semua siswa : Bisaaa !!
Yusuf : SUMPAH PEMUDA tak hanya di paparkan melalui mulut namun di resapi melalui hati dan diperjuangkan melalui tekad. Ayo kita bangun negara ini dengan tekad kita sebagai pelanjut geneasi masa depan INDONESIA ! MAJU, BANGUN NEGARA KITA ! (teriakan yusuf yang keras)
_setelah selesai memaparkan pidatonya seluruh siswa terdiam, Yusuf berpikir bahwa apa yang dilakukan nya mungkin kan sia-sia namun di pihak seluruh anak-anak tersenyum dan dengan bersemaaan menyanyikan lagu Indonesia Raya seagai wujud partisipasi mereka terhadap hari SUMPAH PEMUDA J_



By:  Andi Febrianty Ramadhani

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar